Menelusuri Jejak George Obus Di Soempah Pemoeda 1928

Pada hari Sabtu 27 Oktober 2018, dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda dilaksanakan diskusi mengenai jejak G. Obos dalam Soempah Pemoeda Tahun 1928. STIE YBPK turut berpartisipasi dalam diskusi yang dilangsungkan di hotel Luwansa, Palangka Raya dengan mengirimkan beberapa dosen dan mahasiswanya.

Dalam acara tersebut, hadir Budayawan, JJ Kusni, kemudian cucu dari G. Obos Teddy R. Toeweh dan IJTI Kalimantan Tengah.

Diskusi diawali dengan cerita menarik mengenai kehidupan sang kakek oleh Teddy R. Toeweh, kemudian dilanjutkan penjelasan oleh Budayawan mengenai peran serta jejak G. Obus pada Sumpah Pemuda.

Diskusi berlangsung padat dan atraktif dengan banyak pertanyaan dan saran yang dilontarkan oleh peserta diskusi yang terdiri dari mahasiswa, komunitas, jurnalis serta tamu undangan dengan jumal 300 orang lebih. Tujuan dari diselenggarakannya diskusi ini adalah langkah awal mendorong penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada George Obus.

Kesimpulan yang diambil dari hasil diskusi ini adalah semua peserta sepakat untuk segera mengajukan G. Obus menjadi pahlawan nasional.

 

STIE YBPK Palangka Raya Telah Masuk Ke Dalam Sistem Ranking Webometric

Apa itu Webometrics?

Webometrics adalah salah satu perangkat atau sistem untuk mengukur atau memberikan penilaian terhadap kemajuan seluruh universitas atau perguruan tinggi terbaik di dunia (World Class University) melalui Website universitas tersebut.

Bagaimana sistem peringkatnya?

Peringkatan didasarkan pada gabungan indikator yang memperhitungkan baik volume maupun isi Web, visibilitas dan dampak dari publikasi web sesuai dengan jumlah pranala luar yang diterima.

Bagaimana sistem penilaian webometric?

Metodologi penilaian Webometrics adalah:

Visibility : Impact (50%) Merupakan jumlah eksternal link yang unik (jumlah backlink) yang diterima oleh domain web universitas (inlinks) yang tertangkap oleh mesin pencari (Google).

 Activity (50%), terdiri atas :

  1. Presence, adalah jumlah halaman website (html) dan halaman dinamik yang tertangkap oleh mesin pencari (Google), tidak termasuk rich files.
  2. Openness, merupakan jumlah file dokumen (Adobe Acrobat (.pdf), Adobe PostScript (.ps, .eps), Microsoft Word (.doc,.docx) and Microsoft Powerpoint (.ppt, .pptx) yang online/open di bawah domain website universitas yang tertangkap oleh mesin pencari (Google Scholar).
  3. Excellence , merupakan jumlah artikel-artikel ilmiah publikasi perguruan tinggi yang bersangkutan yang terindeks di Scimago Institution Ranking dan di Google Scholar.

Saat ini STIE YBPK Palangka Raya telah masuk kedalam sistem ranking dari webometric, dan berada di ranking 28.039. Doakan Ranking STIE YBPK Palangka Raya bisa meningkat lebih baik lagi di tahun-tahun mendatang.

SUMBER: https://rizkafebrila.wordpress.com/2016/06/26/mengenal-lebih-dalam-webometrics/

Dosen STIE YBPK IKuti Konferensi Internasional Asosiasi Administrasi Publik Di UMP

IAPA (Indonesian Association for Public Administration) sebagai lembaga yang terdiri dari gabungan antara akademisi dan praktisi yang bernaung dalam bidang administrasi publik sering mengadakan kajian-kajian dalam berbagai riset dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (Good for Corporate Governance Goverment) berdasarkan isu isu perkembangan terkini kemudian di diseminasikan hasil-hasil penelitian dari anggotanya melalui penyelenggaraan kegiatan aktif tiap tahunnya.

Adapun kegiatan IAPA konferensi yang ke-8 pada tahun 2018 ini di selenggarakan di Aula Universitas Muhammadiyah Palangka Raya yang dilaksanakan pada tanggal 10-12 Oktober 2018 dengan tema “ Collaborative Government to Strengthen Local and Global Competitiveness”.

Acara pada tanggal 11 Oktober 2018, dimulai dengan opening ceremony IAPA Annual Conference 2018, kata sambutan oleh ketua IAPA Pusat Prof. Eko Prasojo Mag.Rer.Publ., kemudian dilanjutkan kata sambutan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Dr. Bulkani M.Pd. dan dilanjutkan dengan kata sambutan sekaligus membuka acara IAPA Walikota Palangka Raya Fairid Naparin.

Sesi pertama pembicara berasal dari kalangan akademisi internasional yaitu:

  1. 1. Ren Liou Angus Shuenn (berasal dari Universitas Ceng Kung, Taiwan) dengan tema Policy of Local Government in Implementing the SDG’s program.
    2. Lizan E. Perante Calina (berasal dari University of the Philippines, Filipina) dengan tema Public Privat Partnership (PPP) to increase Local and Regional Development.

Sesi kedua pembicara berasal dari kalangan praktisi dan akademis lokal:

  1. Ir. Sugiyartanto, M.T (Dirjen Bina Marga)
  2. A. Azwar Anas, M.Si (Bupati Banyuwangi)
  3. Perwakilan dari Kota Samarinda
  4. Prof. Sulmin Gumiri, M.Sc (Universitas Palangka Raya)

Kegiatan IAPA ini diharapkan dapat meningkatkan kolaborasi pemerintah untuk memperkuat daya saing ditingkat lokal maupun global. Peran IAPA dalam kualitas lulusan akademisi yang berdaya saing tinggi. Dengan tema yang mengedepankan tentang administrasi publik pentingnya peran para pemangku kepentingan dalam pembangunan daerah berdasarkan asas desentralisasi dan mengimplementasikannya secara transparansi dan akuntabel (Pdro)